Translate

Tampilkan postingan dengan label air. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label air. Tampilkan semua postingan

Air Lemon Di Dalam Ceret

Selama ini yang saya tahu buah lemon itu rasanya asam. Katanya sih kandungan vitamin C-nya tinggi. Baik untuk menjaga kesehatan tentunya.

Saya sering melihat di acara memasak televisi, seorang chef memeras buah melon diatas seekor ikan sebelum dipanggang. Mungkin tujuannya untuk menghilangkan bau amis.

Lalu hari ini saya lihat diatas meja ada buah lemon yang sudah diiris tipis lalu dimasukkan ke wadah penampungan air minum alias ceret. Diremdam bersama air putih.
Khasiat lemon dicampur air minum ini diantaranya untuk kesehatan kulit dan menjaga kebugaran tubuh. Khasiat lainnya silahkan anda cari di Google 😀

Tetapi ingat, lemon mengandung asam sitrat yang tinggi. Anda yang punya riwayat penyakit maag bisa minum air lemon hangat jika lambung anda terisi makanan.

Air lemon hangat cocok diminum di pagi dan siang hari untuk menjaga stamina.

Hijau Di Antang

Beberapa wilayah di Makassar mengalami kekeringan, namun wilayah lain masih tampak hijau. Salah satu wilayah yang tidak terkena dampak kekeringan adalah di wilayah Antang. Di daerah ini, air tetap mengalir di saluran pengairan seperti biasa.

Para petani masih bisa menanam padi karena mendapat pasokan air dari sungai yang disedot  dengan pompa. Saat ini para petani sedang menanam bibit di sawah mereka.

Semua itu bisa terjadi karena sumber air tetap terawat dengan baik, sehingga musim kemarau tahun 2015 ini tidakm terlalu berpengaruh pada pertanian di wilayah Antang. Air minum yang dialirkan ke wilayah lain di kota Makassar juga hingga kini masih berjalan dengan baik.

Semoga saja musim kemarau tahun ini tidak berlangsung lebih lama lagi supaya pasokan air untuk para petani tetap ada. Demikian pula dengan air minum untuk warga kota tetap tersedia.

Hujan, Banjir dan Kemarau

Kalau disuruh memilih, anda lebih suka musim hujan atau kemarau? Pertanyaan yang gampang-gampang sulit tentunya. Bagi anda yang tinggal di Jakarta musim hujan bisa bikin repot kala banjir menghampiri, tapi jika anda tinggal di Gunung Kidul Yogya, musim hujan pasti ditunggu-tunggu karena wilayah anda susah mendapat air kala musim kemarau tiba.

Seandainya pergantian cuaca bisa diatur-atur, tentu kita lebih memilih untuk mengatur jadwal hujan turun dan terbitnya matahari. Sebab kita maunya hujan turun sehari lalu matahari bersinar pada esok hari. Atau panas di siang hari lalu hujan di malam hari. Nah mungkinkah itu terjadi? Sesuatu yang tampaknya mustahil. Bagaimana bisa kita mengatur-atur kehendak alam? Yang ada justeru alam memperlihatkan keperkasaannya dengan menurunkan hujan sebanyak-banyaknya hingga mengakibatkan banjir serta tanah longsor yang menelan korban jiwa manusia, harta dan benda.

Ilustrasi hujan deras (©Theopilus Sandy)


Kalau anda tinggal di pulau Papua, disana tidak mengenal musim hujan dan kemarau. Tidak ada wilayah yang mengalami kekeringan disana, yang ada malah terkena banjir bandang seperti di Wasior beberapa tahun lalu. Itu juga lebih disebabkan oleh ulah manusia yang dengan serakahnya menebangi pepohonan di hulu sungai, sehingga mengakibatkan banjir lalu menerjang apa saja yang dilalui tidak terkecuali manusia itu sendiri.

Hujan selalu dinanti kehadirannya disaat musim kemarau panjang yang panas berdebu. Namun hujan yang turun berhari-hari dengan air yang deras dan melimpah akan memebuat sungai meluap, sawah dipenuhi air, empang jadi danau, air laut pasang masuk di muara sungai dan naik di pemukiman penduduk.

Namun sederas-derasnya hujan yang turun tentu masih lebih baik ketimbang musim kemarau berkepanjangan datang melanda yang berakibat tanaman layu, kering dan mati. Jadi jika saat ini hujan turun dengan derasnya di tempat anda, nikmati sajalah bukankah air itu sumber kehidupan? Jika banjir terjadi, mungkin saja saluran air di depan rumah anda tersumbat akibat kebiasaan membuang sampah ke dalam selokan, jangan tunggu sampai air masuk di ruang tamu, dapur, bahkan kamar anda. Segera bersihkan sampah yang menumpuk di selokan.