Translate

Tampilkan postingan dengan label fujifilm finepix hs50exr. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fujifilm finepix hs50exr. Tampilkan semua postingan

Lensa Panjang Pada Finepix HS50EXR

Memotret merupakan salah satu kegiatan yang menyenangkan. Hal itu pula yang membuat instagram menjadi aplikasi foto terpopuler di dunia yang sudah digunakan oleh ratusan juta orang. Semua itu karena begitu banyak orang yang ingin menampilkan hasil pemotretan mereka untuk dilihat, dikomentari atau dikasi bintang oleh orang lain.

Memotret bisa dilakukan dengan kamera Digital Single Lens Reflex (DSLR), kamera pocket atau handphone. Pada masa sekarang perkembangan teknologi sedemikian canggih sehingga kualiatasf gambar yang dihasilkan oleh kamera handphone sudah hampir menyamai kualitas kamera DSLR pemula.

Saya menggunakan kamera Fujifilm seri HS50EXR untuk keperluan memotret. Salah satu yang menggoda saya untuk menggunakan kamera ini karena jangkauan lensanya yang panjang. Meskipun tidak bisa dilepas tukar dengan lensa lain, tetapi menurut saya sih dengan rentang lensa yang bisa menjangkau 1000 mm sudah lebih dari cukup yang saya butuhkan. Dalam dunia fortografi lensa dengan jangkauan yang panjang seperti ini biasa disebut dengan sapu jagad, dimana lensa bisa digunakan untuk pemotretan obyek yang dekat, sedang dan jauh atau tele zoom.

Pada posisi wide atau bukaan lebar, lensa pada kamera Finepix HS50EXR berada pada 24 mm. Untuk pemotretan dengan mode super makro bisa mendekati obyek pada jarak 1 cm. Jarak yang sangat dekat tentunya. Bukaan aperture pada f 2.8 untuk wide angle dan f 5.6 pada posisi telephoto. Suatu kombinasi yang cukup menyenangkan saat kita sedang traveling ke suatu tempat yang terkadang tidak bisa diprediksi seberapa dekat atau seberapa jauh sebuah obyek untuk diporet.

Menikmati Rekaman Foto dan Video Fujifilm Finepix HS50EXR

Sudah setahun ini saya memotret berbagai obyek dengan menggunakan kemera Fujifilm prosumer seri HS50EXR. Kamera ini menemani saya kemana-mana terutama saat memotret berbagai acara dan kejadian. Tidak hanya memotret tetapi kamera ini juga memiliki fungsi lain yaitu merekam gambar dalam berbagai format. Dari format standar 4:3 alias kotak sampai layar lebar 16:9 dengah kemampuan video full High Definition alias full HD. Sejauh ini saya hanya menggunakkan format HD 720p dengan kecepatan rekam 60fps atau 60 gambar per detik.

Saya belum pernah mengambil video dengan format full HD alias 1080p, hanya karena alasan boros tempat penyimpanan atau membutuhkan ruang memori yang lebih besar.

Meskipun hanya menggunakan format video HD 720p tetapi hasilnya sudah layak dinikmati di televisi layar lebar. Segmentara hasil fotonya juga lumayan bagus untuk kamera sekelas semi pro begitu. Hal lain yang saya sukai dari kamera ini adalah lama perekaman video sampai 30 menit, 2 kali lebih lama dibanding Canon 5D MkIII yang hanya bisa merekam video selama 15 menit.

Masih banyak lagi yang menarik dari kamera Fujifilm kelas amatir ini. Nanti akan saya lanjutkan lagi pada postingan berikutnya.